Rabu, Juni 23, 2021

Sejarah

Pulau Siau merupakan pulau terbesar di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro). Untuk menghubungkan Pulau Siau dengan daratan Pulau Sulawesi, digunakan transportasi laut yang menghubungkan Kota Manado atau Kota Bitung di daratan Pulau Sulawesi dengan tiga pelabuhan di Pulau Siau, yaitu Pelabuhan Ulu Siau yang berlokasi di Kecamatan Siau Timur, Pelabuhan Pehe di Kecamatan Siau Barat, dan Pelabuhan Sawang di Kecamatan Siau Timur Selatan. Berdasarkan KP 901 Tahun 2016 tentang Rencana Induk Pelabuhan Nasional, pada tahun 2015, hirarki Pelabuhan Ulu Siau dan Pelabuhan Pehe adalah pelabuhan Pengumpan Lokal, sementara Pelabuhan Sawang berstatus Pelabuhan Pengumpan Regional.

Pulau Siau yang relatif tidak luas menjadikan ketiga pelabuhan tersebut menjadi kunci akses keluar masuk bagi seluruh warga Pulau Siau. Dengan demikian hinterland bagi ketiga pelabuhan tersebut adalah, secara administratif, keenam kecamatan yang terdapat di Pulau Siau. Jumlah penduduk di Pulau Siau pada tahun 2014 sebanyak 42.481 orang dengan kepadatan penduduk mencapai 265 orang/km2. Jumlah penduduk terbanyak terdapat di Kecamatan Siau Timur, sebanyak 16.678 orang, namun kepadatan tertinggi terdapat di Kecamatan Siau Timur Selatan yang mencapai 315 orang/km2.

Kecamatan Ulu Siau Timur, yang merupakan pusat kegiatan perekonomian di Kabupaten Sitaro pada pada umumnya dan Pulau Siau pada khususnya. Sedangkan Ondong dekat dengan di kecamatan Siau Barat yang merupakan pusat kegiatan pemerintahan di Kabupaten Sitaro.

Sektor pertanian merupakan sektor unggulan di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro termasuk 6 kaecamatan yang ada di Pulau Siau, khususnya subsektor perkebunan seperti kelapa, pala, dan cengkih. Pala yang merupakan komoditas unggulan dan mampu menjadi pemasok terbesar pada perdagangan pala dunia. Luas areal perkebunan pala pada 2014 mencapai 5.370,74 Ha dengan jumlah pohon pala sekitar 837.819 pohon dan produksi pala mencapai 5.455,81 ton. Komoditas ini selain di pasarkan secara lokal juga antar daerah bahkan secara nasional, yang selama ini dilakukan melalui pelabuhan Bitung.

Memperhatikan fungsi kota dan dari kedua kota tersebut maka keberadaan kedua pelabuhan tersebut (Pelabuhan Ulu Siau dan Pelabuhan Pehe) menjadi sangat strategis sebagai pusat pergerakan barang dan penumpang baik dalam lingkup pulau maupun dalam lingkup kabupaten bahkan ke luar kabupaten .

Pelabuhan Ulu Siau merupakan Pelabuhan Umum di wilayah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Pelabuhan ini merupakan pintu gerbang bagi komoditi yang diangkut keluar maupun yang masuk dari Pelabuhan Bitung dan Pelabuhan Manado. Pelabuhan ini memiliki prospek yang cukup baik untuk perdagangan memiliki komoditas Rempah-Rempah dan Pala Kualitas Pertama. Berikut disampaikan Profil masing – masing Pelabuhan yang ada di wilayah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro. 

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.